Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

 220. Paulus III (1534-1549)

Paulus lahir di Roma pada 19 Februari 1468, dengan nama Aleksander Farnese. Hidupnya sangat duniawi dan suka bersenang-senang. Ia mempunyai tiga anak dari beberapa wanita. Pada usia 26 tahun, Paus Aleksander VI mengangkatnya sebagai cardinal. Tetapi tidak menerima kaul religius, tugas cardinal merupakan penganugerahan, yang juga dapat diberikan kepada orang awam. Ia tidak begitu tertarik dengan jabatan gerejawi. Tetapi pada usia 46 tahun ia berbalik sepenuhnya dari kehidupan duniawi, menerima kaul religius dan menjalani suatu hidup yang lebih mulia. Orangnya sopan, pandai di bidang politik, ia menikmati penghargaan para paus dan Kuria. Ia menjadi seorang negarawan sejati, pelindung besar kesenian dan kebudayaan. Hal inilah yang membuatnya terpilih begitu cepat dan dengan suara bulat menjadi paus pada 3 November 1534.

Programnya dapat disimpulkan dalam tiga poin utama: menghapus skisma, mereformasi Gereja dan menaklukan bangsa Turki. Masalah-masalah besar yang telah terjadi pada masa para paus sebelumnya justru menjadi lebih parah pada masa kekuasaannya. Selain masalah mengenai Martin Luther, Zwingli dan Raja Henri VIII, sekarang ditambah lagi Clavin di Switzerland dan Negara-negara Eropa lainnya. Calvin menyebarkan sebuah reformasi yang lebih keras dan tidak mau menyerah. Katolisisme menghadapi serangan dari berbagai sudut, bahkan oleh kaum monarki yang beragama Katolik sekalipun. Setiap orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melepaskan diri dari situasi keagamaan, politik dan keuangan Gereja yang telah diperbuat di masa lalu dan tidak perlu lagi didukung. Paus Paulus III menghadapi Reformasi Protestan dengan sangat serius dan menghadapi masalah dari dua sisi, yaitu dari segi doktrin dan pastoral. Di satu pihak, ia mengadakan Konsili Trente (1542) yang telah dikumandangkan. Konsili berlangsung selama 18 tahun. Ditegaskan kembali iman Katolik tradisional dengan membantah secara sistematis seluruh proposisi kaum Protestan.

Lebih jauh, Paus Paulus III bertindak mempersiapkan pernyataan-pernyataan doctrinal untuk disertakan dalam mewartakan karya pastoral yang intens demi kekayaan Gereja Katolik, dank arena itu diciptakan Jabatan Suci serta sebuah ordo religius baru yaitu Serikat Yesus. Untuk melawan bidah, ditempuh pula jalur politik, mencoba mendamaikan Charles V dan Fransiskus I untuk membentuk suatu kerjasama melawan kaum Protestan. Dicoba mereformasi Gereja secara radikal Gereja Katolik dengan apa yang disebut Kontra Reformasi.

Paulus III dituduh penuh dengan nepotisme dan hal itu cukup beralasan, tetapi semuanya itu demi kebaikan Gereja dan Roma karena nyata banyak karya monumental. Diantara semua karya itu, adlaah yang dibuat oleh Michaelangelo: yaitu proyek Campidoglio, fresco raksasa tentang Pengadilan Terakhir di Kapel Sistina, kubah Basilika St. Petrus, dan Istana Farnese di Roma. Paus paulus III dihormati oleh banyak ilmuwan dan para penulis pada zaman itu. Ia wafat pada 10 November 1549.